ustadz, ceramah, dakwah, penceramah, pria, muslim, kacamata, sorban, peci, syal, baju koko, putih, coklat, krem, panggung, mikrofon, tersenyum, bahagia, acara, keagamaan, pengajian, majelis, santai, terbuka, gaya, modern, indonesia, kharismatik, pidato, inspiratif.

buyayahya_albahjah Verified

Buya Yahya

INSTAGRAM MEGA Education

C

Avg. View Rate

5.82%

A

Engagement Rate

Insights Overview
Login to view

Rate Card (Est.):

5,1 Jt

Followers

2.01%

102,4 Rb

AVG. View

2 post/day

AVG. Post

Video/Reels
Post Date Views/Plays Likes Comments Shares Engagements Post E.R Video Title
15 Jan 2026 17.762 989 8 13 1.010 5.69%
Ramadhan hanya tinggal menghitung hari. Bulan yang dinanti, bukan hanya untuk menahan lapar. Tapi untuk membersihkan hati. Mari kita sambut dengan persiapan terbaik; menjauh dari maksiat, menjaga mata, menjaga lisan, menata niat, dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama. Agar saat Ramadan datang, kita sudah siap menerima limpahan rahmat-Nya✨
14 Jan 2026 41.927 1.257 15 55 1.327 3.17%
Ghibah yang dianggap ringan, ternyata berat di hadapan Allah. Lidah yang sering membicarakan aib orang, bisa menjadi sebab azab yang mengerikan. Semoga Allah jaga lisan kita, jauhkan kita dari dosa ghibah, dan mengampuni semua kesalahan kita. Aamiin.
13 Jan 2026 70.293 3.505 109 44 3.658 5.20%
Saat seseorang tergelincir dalam kesalahan, tugas kita bukan ikut menertawakan atau menyebarkannya. Tugas kita adalah menasihati dengan cara yang baik. Karena yang mencari aib orang lain, sering lupa bahwa dirinya pun punya aib.
12 Jan 2026 33.194 572 5 15 592 1.78%
Buya Yahya mengajak para muslimah menjemput cinta Nabi dengan menghadiri acara mulia ini 🌹 Bersama kita bersholawat dan mendekatkan jiwa pada Rasulullah ﷺ. Melalui sholawat ini kita menyampaikan rindu dan saling menyambung silaturahmi 🤗 #ummifairuzarrahbini #selfreminder #maulidnabi #majelismaulid
12 Jan 2026 122.242 6.584 52 403 7.039 5.76%
Bukan soal di mana kita berada, tapi siapa yang menggenggam hati kita. Maka jangan sibuk menyalahkan keadaan, sibuklah mengetuk pintu hidayah.
11 Jan 2026 133.252 6.933 397 161 7.491 5.62%
Ketika guru difitnah dan dicaci, murid sejati tidak terpancing emosi. Ia membela dengan ilmu, bukan dengan makian. Ia meluruskan dengan adab, bukan dengan amarah. Dan yang lebih tinggi lagi, ia mendoakan para pembenci gurunya. Karena yang mencintai tak perlu banyak penjelasan, dan yang membenci, sejuta penjelasan pun tetap akan membenci. Guru ketika difitnah bukan berarti kalah atau lemah, tapi ia memilih menyerahkan semuanya kepada Allah. Dan tugas murid adalah tetap berdiri di belakang gurunya: dengan ilmu, doa, dan kesetiaan.

Similar Creators

 
© Kreanesia.id. v.1.19
System Online